Tunggu Sebentar...

2/26/2017

Taman Ujung Kulon - Review

Baca Juga



Agar Website AA SCIENCES Rutin Update Artikel Terkait Dunia SHARING PENGALAMAN atau hal lainnya, Mohon Bantu Donasinya Akhy dan Ukhti, Caranya pun Mudah. Akhy dan Ukhti hanya cukup Meng-Klik Iklan Dibawah ini ataupun Iklan yang Berada Dimana Saja. Salam Ukhuwah dan Saling Peduli Sesama yaa Akhy dan Ukhti :)

AA Sciences, Aldi Andreansyah - Taman Ujung Kulon, Taman Nasional Ujung Kulon Wisata, Review Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Ujung Kulon Banten.


Taman Nasional Ujung Kulon
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan salah satu sebuah Wisatawan untuk cenderamata Kawasan Taman Nasional yang terletak di ujung paling barat/kiri peta indonesia bagian pulau Jawa khususnya. Tepatnya di kecamatan Sumur dan Cimanggu kabupaten Pandeglang provinsi Banten. Sekiranya Luas dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yakni sekisar 122.956 Hektare, 44.337 Hektare dari memilki juga keseluruhan luas Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon merupakan bagian terbesar nya yakni perairan.

Pada tangaal 1 bulan Februari tahun 1992 khususnya, Komisi Warisan Dunia yakni UNESCO menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Natural World Heritage Site atau disingkat sebagai NWHS yang artinya kawasan yang dimana memilki perairan Tempat nya Heritasi. Tidak hanya itu Taman Nasional Ujung Kulon pun merupakan rumah bagi Badak Jawa yang sangat terkenal (Cula Satu) dan sudah di klarifikasi kan badak tersebut semakin lama sudahnya terancam punah.

Dengan memilki lahan yang cukup luas yakni area nya yang hingga mencapai 122.956 Hektare sehingga menjadi kan nya Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon ini yang menjadi taman nasional sekaligus tempat wisata alam yang dapat terbilang sangatlah luas dan menarik untuk di kunjungi bahkan di jelajahi sekalipun. Pada Kawasan Taman Wisata Ujung Kulon, kalian sudah pastinya akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang sebagian besar akan memuaskan nya pandangan kalian dengan adanya panorama yang indah di sekeliling tempat tersebut.

Yang menadi keindahan nya yakni : Alamnya yang terjaga, vegetasi yang tumbuh dengan bebas serta pantainya yang indah membuat anda akan melupakan kepenatan aktifitas sehari-hari. Di beberapa wilayah, Kalian pun bahkan dapat melihat satwa-satwa liar yang hidup dengan bebas seperti badak, rusa, ular dan masih banyak jenis hewan lainnya .

Beberapa wilayah yang biasa dikunjungi oleh wisatawan di Kawasan Nasional Ujung Kulon yakni Gunung Honje, Semenanjung Ujung Kulon, Pulau Peucang, Pulau Handeleum dan Pulau Panaitan. 


Gunung Honje, merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon yang dikelilingi 19 desa penyangga, baik yang berbatasan langsung maupun tidak. Salah satu desa yang menjadi gerbang masuk adalah Desa Tamanjaya.

Objek yang terdapat disekitar Tamanjaya antara lain Desa Nelayan Cibanua, Curug Cipaniis, Sumber Pemandian Air Panas Cibiuk, dan Curug Cikacang sebagai tempat wild life viewing Owa Jawa yang merupakan satwa endemik.

Jika Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa, sehingga pengelolaan wisata untuk wilayah ini sangat terbatas sekali agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Wisata yang dapat dilakukan di wilayah ini adalah tracking, berkemah dan wild life viewing.

Jika Pulau Peucang merupakan wilayah yang terbilang paling banyak dikunjungi wisatawan. Hamparan pasir putihnya yang luas membentang serta perairannya yang jernih menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang. Di pulau ini anda dapat berenang, snorkeling atau menyebrang ke padang penggembalaan Cidaon dan melakukan wildlife viewing.

Jika Pulau handeleum terletak di antara gugusan pulau-pulau uang terbilang cukup kecil yakni terletak pada ujung timur laut Semenanjung Ujung Kulon. Di pulau Handeleum ini kalian dapat melakukan kegiatan salah satunya seperti bersampan sepanjang Sungai Ciganter sambil melihat tipe hutan hujan tropis sepanjang sungai. Tidak hanya itu Pada bagian hulu sungai terdapat rute jalan setapak yang melintasi tumbuhan bambu menuju air terjun bertingkat.

Berhati-hati di pulau handeleum satu ini karena di pulau ini termasuk salah satu tempat nya bagi satwa rusa dan ular python.

Jika pulau yang dimaksud Pulau Panaitan yakni Pulau yang terletak di paling barat Semenanjung Ujung Kulon. Perbukitan Panaitan terbentuk dengan kombinasi vegetasi hutan mangrove, hutan pantai dan hutan hujan dataran rendah.

Hutan yang masih asli tersebut dihuni oleh berbagai satwa liar seperti rusa, kancil, babi hutan, kera ekor panjang, buaya, kadal, ular dan aneka jenis burung. Namun terpenting kalian haruslah sedikit eksta hati-hati karena beberapa binatang buas terdapat di Pulau Panaitan ini. Kalian pun juga dapat melakukan snorkeling atau berselancar di Pulau Panaitan ini untuk menghilangkan nya kejenuhan.

Biaya Biaya Dalam Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon


Biaya masuk Kawasan Nasional Ujung Kulon terbilng cukup murah, kalian hanya cukup merogoh kantong dengan uang sekitar Rp 5.000/orang pada hari libur atau Rp 7.500/orang khusus hari akhir pekan. Namun Harga tersebut dapat menjadi nya meburun murah jika kalian datang dengan rombongan keluarga kalian atau saudara-saudari sekalipun.

Pada situs resminya Taman Nasional Ujung Kulon memilki kegiatan wisata umum tertentu yakni seperti kegiatab berkemah, penelusuran hutan, wild life viewing, menyelam, snorkeling, bersampan, berselancar dan memancing memiliki tarif yang variatif berkisar dari Rp 5.000 hingga Rp 25.000. Namun tentunya kalian harus lah membawa perlengkapan sendiri agar tidak memotong nya biaya yang cukup relatif mahal. Biaya masuk pada tiap kawasan wisata berbeda pula dan tarif tersebut berlaku untuk Masyarakat Lokal yang artinya Masyarakat Asing biasanya mempunyai tarif khusus yang berbeda.

Untuk mencapai Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, kalian dapat memulainya dengan menuju wilayah Serang Banten dan berhenti di terminal Pakupatan untuk selanjutnya menuju Tamanjaya (Sumur) menggunakan elf. Disana, kalan dapat menyewa kapal tertentu yang biasanya memilki tarif yakni sekisar Rp 2.500.000 dengan adanya kapasitas maximal 20 orang dan harga pun dapat di nego pula.

Harga untuk kapal yang bertambat pada dermaga tiap wisata pun berbeda lagi, biasanya sekisar Rp 100.000 untuk tiap kapal. Dan biasanya Untuk biaya tarif penginapan, tersedia bivak yang bertarif sekisar Rp 150.000. Atau resort Pulau Peucang yang tarifnya sekitar Rp 750.000/malam.

Jika kalian tidak ingin repot² nya, saat ini banyak jasa travel yang menawarkan paket wisata ke Kawasan Nasional Taman Ujung Kulon. Tarifnya beragam dari Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 untuk per orang.

Artikel Terkait

Seorang Pelajar yang Ingin Berbagi Ilmu Pengalaman yang diketahui nya kepada seluruh Umat Manusia, dan Semoga Ilmu yang ia bagikan tersebut bermanfaat. Amin

================================================================
~ Jika ingin men Copy Paste harap masuk kan sumber link artikel saya di postingan sobat
~Dilarang Berkomentar link aktif , jika ada yang memasuk kan link aktif maka kami akan Hapus dan kami anggap Spam
~ Komentar lah dengan Bahasa yang Baik dan Relevan dengan sesuai artikel terkait tersebut . Terimakasih
================================================================
EmoticonEmoticon