Tunggu Sebentar...

2/12/2017

Gurah | Pengertian, Manfaat, Sejarah, Proses Gurah

Baca Juga



AA Sciences, Aldi Andreansyah - Berita Gurah Pengertian, Kesehatan, Manfaat, Proses, Gurah, Pengertian Gurah dan Manfaatnya.



Gurah | Pengertian, Manfaat, Sejarah, Proses Gurah



Gurah

Pengertian Gurah



Kegiatan Gurah sudah sering sekali dipergunakan khususnya para kalangan penyuara yakni seperti penyinden, penyanyi, qori, ataupun qoriah dan seorang profesi yang dimana menggunakan suara nya untuk melakukan sesuatu dengan suaranya tersebut. Dalam proses Gurah memiliki fungsi salah satu nya untuk merujuk dalam memprosesan menyaringkan suara dengan akar tumbuhan yang telah di ubah menjadi semacam obat cair biasanya kita jika melihat cairan dari obat gurah ini yakni layaknya seperti cuka yang dimana berguna untuk hal nya makanan .

Gurah merupakan cara pengobatan tradisional yang sejak dahulu sudah menjadi kegiatan sehari² yang dimana hingga saat ini Gurah pun diwariskan secara turun-temurun, Dahulu praktek pengobatan Gurah ini dijalani pesinden atau dalang yang menginginkan suaranya menjadi lebih enteng/ringan yang dimana agar suara tersebut menjadi kencang.


Manfaat Gurah



Disamping itu Selain membuat nya mereka yang ingin memiliki suara yang memang memerlukan suara bagus, Gurah ini pun dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, batuk kering, batuk berdahak, Penyakit jantung,Asap Rokok,minuman ber alkohol dan jenis penyakit lainnya.

Namun, disamping itu pula Gurah ini pun memiliki fungsi pokok yakni untuk mengobati penyakit asma dan menghilangkan dahak khusunya yang berada pada tenggorokan.

Sejarah Gurah



Di Yogyakarta para tabib Gurah menggunakan tumbuhan sirgunggu yang ada di sekitar Giriloyo, dekat makam raja-raja Mataram. Mereka percaya, hanya sirgunggu dari sana saja yang berkhasiat. Padahal sebenarnya tanaman obat ini bisa tumbuh di mana saja, bahkan di seluruh Indonesia, sehingga dikenal dengan berbagai nama, antara lain kertase, pinggir tosek (Madura), simar baungkudu (Toba), tinjau handak (Lampung), segunggu (Sunda) dan sagunggu, sirgunggu (Jawa).

Eksperimen Awal di Laboratorium
Praktek gurah menarik dikaji secara ilmiah. Untuk itu disiapkan akar sirgunggu dari lokasi yang sama. Sebagai langkah penelitian awal, bahan aktifnya diisolasi dan diuji daya antibakterinya. Dalam hal ini digunakan baktreri Streptococus beta haemolyticus, salah satu jenis pencetus penyakit radang tenggorokan.

Dari hasil isolasi diperoleh komponen utama dalam kulit akar berupa senyawa flavonoid dengan 3-OH. Sedangkan pengujian antibakteri memang menunjukkan, senyawa itu mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. beta haemolyticus. Namun, daya hambatnya terbilang kecil Hal ini mungkin disebabkan khasiat pengeluaran lendir sembari pesien tengkurap, sehingga bakterinya ikut keluar bersama lendir. Mekanismenya sendiri masih belumditemukan. Dengan demikian, penggunaan sari akar sirgunggu untuk pengobatan radang tenggorok perludikaji lebih lanjut.

Proses Terjadi nya Gurah :



Sebelumnya saya selaku Admin pun sudah mengalami kegiatan Gurah ini yakni dimana Gurah ini di lakukan dengan adanya Tahap Tahap nya seperti berikut :


  1. .Pertama, Para Tabib atau Ustad terlebih dahulu menyiapkan lah sebuah alat dan sebuah cairan nya alat nya pun yakni suntikan yang dimana suntikan tersebut tidak seperti pada umumnya yakni memilki sebuah jarum tetapi pada Proses Gurah ini suntikan tidak terdapat jarum pada suntikan tersebut dan jenis cairan nya pun layaknya seperti sebuah cuka yang dimana cairan tersebut berwarna coklat.
  2. .Kedua, Kita di Anjurkan untuk membaca doa baik itu sholawat dan doa yang biasa nya di gunakan lainnya.
  3. .Ketiga, Sebelum kegiatan Gurah, Tabib atau Ustad tersebut pun menyarankan yakni "Pastikan Kepala tertenggak sehingga lebih mudah cairan masuk, jika cairan sudah turun kalian relax kan saja jangan di berhentikan, jika ada dahak atau Muntah lainnya maka keluarkan saja dan Jika bagian cairan sudah sampai tenggorokan maka langsung saja turunkan kepala kalian".
  4. .Keempat, Tabib atau Ustad tersebut pun secara perlahan memasukan cairan Gurah dengan bantuan alat suntik tersebut sehingga cairan tersebut secara perlahan nya dimasukkan nya pada bagian dua lubang hidung, langkah pertama di masukkan pada hidung bagian kiri dan kedua di masukkan pada rongga hidung bagian kanan.
  5. .Kelima (Terakhir), jika sudah, otomatis kita sudah dalam keadaan kepala menunduk yang dimana cairan dahak,ingus dll pun kita akan keluar nya sendiri melainkan kita jangan memberhentikan nya dan kira proses selesai nya Gurah ini selang waktu 1-2 jam saja jika ingin mendapakan hasil yang memuaskan.


Kegiatan yang harus dilakukan Sesudah nya Hasil Gurah



Dilarang nya berteriak² atau berbicara terlalu keras, di sarankan makan gorengan atau bahan yang berbau minyak selama seminggu atay 10 HARI setidaknya hentikan terlebih dahulu atau jangan menkonsumsi nya secara berlebihan.

Artikel Terkait

Seorang Pelajar yang Ingin Berbagi Ilmu Pengalaman yang diketahui nya kepada seluruh Umat Manusia, dan Semoga Ilmu yang ia bagikan tersebut bermanfaat. Amin

================================================================
~ Jika ingin men Copy Paste harap masuk kan sumber link artikel saya di postingan sobat
~Dilarang Berkomentar link aktif , jika ada yang memasuk kan link aktif maka kami akan Hapus dan kami anggap Spam
~ Komentar lah dengan Bahasa yang Baik dan Relevan dengan sesuai artikel terkait tersebut . Terimakasih
================================================================
EmoticonEmoticon